HMS Dukung Edukasi Masyarakat Lewat Seni dan Budaya

0
143

Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dilaksanakan MPR RI di Kota Bima, dikemas dengan apik. Yakni, melalui pendekatan seni dan budaya tradisional Bima. Karena disadari seni budaya merupakan bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kegiatan di Lapangan Sera Suba, Kota Bima, Sabtu, 4 November 2017 malam itu menyedot perhatian warga Kota maupun Kabupaten Bima. Apalagi, saat itu berbagai atraksi seni dan budaya ditampilkan sejumlah sekolah maupun sanggar kesenian. Termasuk dimeriahkan dengan penampilan Aan dan Anggun dari D’Academi Indosiar.

Anggota DPR RI HM Syafrudin ST MM dalam sambutannya mengutarakan dukungannya terhadap pola edukasi dan sosialisasi yang mengandalkan pendekatan seni dan budaya semacam ini.

Ia mengatakan, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran seni dan budaya dinilai lebih menyentuh. Sehingga masyarakat lebih memahami nilai-nilai Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Wakil Sekretaris Fraksi PAN DPR RI ini, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI tidak selalu dilaksananakan di dalam ruangan. Justru lebih efektif dilaksanakan di luar ruangan. Dengan pendekatan seni dan budaya, tidak ada sekat antara rakyat dengan pejabat Negara.

‘’Ini yang penting. Bagaimana masyarakat bisa merasa lebih dekat dengan para pemimpin,’’ katanya.

Malah menurut Syafrudin ini, pendekatan kebangsaan bisa dilaksanakan di mana dan kapan saja. Tidak melulu melalui kegiatan formal.

Pada kesempatan itu dia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan Negara. Melalui pengabdian tanpa batas. ‘’Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini didanai oleh MPR RI,’’ tutup pria yang selalu tampil dengan kemeja putih dan celana gelap ini.

Ketua Panitia Kegiatan, Suryani, SH, menjelaskan, Sosialisasi Empat Pilar MPR RI melalui pagelaran seni dan budaya ini dipandang sangat efektif. Karena seni budaya kata dia, telah menjadi bagian dari keseharian kehidupan masyarakat kota maupun di desa.

‘’Seni budaya memiliki basis penggemar yang luar biasa dan fanatik,’’ jelas Kepala Biro Keuangan Sekjen MPR RI ini.

Diharapkan, kemasan sosialisasi melalui pendekatan seni dan budaya ini, pesan dapat disampaikan dengan mudah. Sehingga tugas MPR RI memasyarakatkan Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika terlaksana dengan baik.

Karena kata dia, nilai-nilai kebangsaan yang terangkum dalam empat pilar itu, sebagai landasan semua aspek kehidupan masyarakat. Dalam upaya mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan makmur. Sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 45.

Sementara, Asisten I Kota Bima, M. Farid, M.Si mewakili Wali Kota Bima mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI dikemas melalui pagelaran seni dan budaya tradisional Bima. Karena sebagai perekat dengan keragaman suku, budaya dan seni yang berkembang di masyatakat.

Apalagi diakui, di era globalisasi ini, banyak pemahaman yang berkembang. Maka nilai-nilai kebangsaan melalui empat pilar ini kata dia, harus menjadi pemersatu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada kegiatan yang dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah ini, HM Syafrudin memberikan door prize kepada tiga orang warga dengan hadiah jaket. HM Syafrudin mengajukan pertanyaan pada warga seputar Empat Pilar MPR RI.

Sumber: Suara NTB

Komentar